Love Story Senyum Manies Doku Drama Kisah Cinta Anies Baswedan

PERFIKI.COM-Jakarta :  Dunia perfilman Indonesia saat ini cukup menggembirakan. Layar bioskop tujuh puluh persen boleh dikatakan di dominasi oleh film-film Indonesia meski sebagian besar bertemakan horor.

Di saat ramainya genre horor muncul sebuah film drama berlatar belakang percintaan  dan bukan main-main film ini mengangkat biografi seorang tokoh nasional yang sempat dicalonkan sebagai Presiden Indonesia pada pilpres yang lalu yaitu Anies Baswedan.

Ronny Mepet selaku Sutradara film Love Story Senyum Manies menjelaskan bahwa film biografi Anies Baswedan ini tidak ada kaitannya dengan politik. “ Ide film ini sebenarnya sejak Agustus tahun 2022, saat itu kami bertemu Pak Anies dia belum mencalonkan sebagai presiden. Saya melihat cerita ini menarik dan sosok Bapak Anies ini cukup berbeda dengan pejabat-pejabat yang ada di Indonesia” terangnya.

Ronny Mepet menjelaskan bahwa dia di minta oleh Produser untuk membuat film biografi ini karena sebelumnya dia sudah membuat film biografi tentang mantan Presiden Jokowi pada tahun 2014. Film tentang biografi seorang tokoh memang bukan hal yang mudah seperti film fiksi. Film biografi harus sesuai dengan perjalanan cerita tokoh tersebut meski tetap ada bumbu-bumbu dalam cerita agar menarik sebagai sebuah tontonan. Karena biografi tanpa ada bumbu dalam cerita maka jadinya adalah sebuah film dokumenter bukan Doku Drama atau Dokumenter Drama.

Film Senyum Manies ini mengisahkan perjalanan cinta sejati antara Anies Baswedan dan Fery Farhati di masa awal kuliah di Universitas Gajah Mada hingga berakhir happy ending ke pelaminan. Anies Baswedan seorang aktivis di kampus membuat Fery Farhati ragu karena kesibukkan tersebut membuat beberapa janji pertemuan dengan dirinya gagal. Hal tersebut membuatnya gundah gulana.

Beberapa adegan romantic di pantai cukup berkesan bagi penonton dan ada juga adegan dramatik kesedihan ketika Fery Farhati menunggu Anies hingga malam dan hujan membasahi tubuhnya namun yang di tunggu tidak bertemu dirinya. Drama percintaan berlatar belakang biografi seorang tokoh Anies Baswedan ini di harapkan bisa sukses seperti film biografi percintaan sebelumnya yaitu Habibie dan Ainun.

Terlepas dari hal sukses atau tidak film ini nantinya, akan tetapi sudah menjadi alternatif  bagi penonton tanah air sebagai pilihan selain genre horor. Di harapkan akan ada lagi film-film biografi lainnya yang dapat dengan latar belakang perjalanan karir atau pun percintaan yang dapat menginspirasi masyarakat Indonesia [ada umumnya. -redaksi/aws

Related posts
Tutup
Tutup